The Effect of the Traditional Boy-Boyan Game on the Gross Motor Skills of Children Aged 5-6 Years

Authors

  • Carma Astiana Universitas Negeri Makassar
  • Rusmayadi Rusmayadi Universitas Negeri Makassar
  • Angri Lismayani Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.59638/ihyaulum.v4i2.897

Keywords:

traditional games, boy-boyan, gross motor skills, early childhood, early childhood education

Abstract

Gross motor skills are a fundamental aspect of development that needs to be optimally stimulated in early childhood. This study aims to determine the effect of the traditional “boy-boyan” game on the gross motor skills of children aged 5–6 years. This study employed a quantitative approach using a Quasi-Experimental Design and a Nonequivalent Control Group Design. The sample consisted of 20 children selected through purposive sampling, divided into an experimental group of 10 children who received the modified traditional “boy-boyan” game intervention and a control group of 10 children who received the “engklek” game intervention, each for six sessions. The novelty of this study lies in the modification of the “boy-boyan” game using rubber balls and stackable donut rings to enhance safety and visual appeal for children while stimulating basic motor skills. Data were collected through tests, observations, and documentation, then analyzed using descriptive statistics and the Wilcoxon Signed-Rank Test. The results showed that the average gross motor skill score of the experimental group increased from 10.30 on the pre-test to 21.80 on the post-test, with 80% of the children achieving the “Very Good” category. The results of the Wilcoxon test showed an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.004 < 0.05, leading to the conclusion that the traditional “Boy-Boyan” game has a significant effect on the gross motor skills of 5- to 6-year-old children and is proven to be more effective than the “Engklek” game.

References

Abraham, I., & Supriyati, Y. (2022). Desain Kuasi Eksperimen Dalam Pendidikan: Literatur. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(3).

Agustina, E. A., Agatha, S. N. S., & Widiyaningrum, N. (2022). Mengembangkan Motorik Kasar Aud Dengan Bermain Permainan Tradisional. AT-THUFULY: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 92–97.

Ali, M. M. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitatif Dan Penerapan Nya Dalam Penelitian. JPIB: Jurnal Penelitian Ibnu Rusyd, 1(2), 1–5.

Arib, M. F., Rahayu, M. S., Sidorj, R. A., & Afgani, M. W. (2024). Experimental research dalam penelitian pendidikan. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(1), 5497–5511.

Darmawati, N. B., & Widyasari, C. (2022). Permainan Tradisional Engklek dalam Meningkatkan Motorik Kasar Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi?: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 6827–6836. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.3487

Islami, A. N. M., Bachtiar, M. Y., & Yusran, R. (2024). Metode Pendidikan Karakter Melalui Pengajaran Moral Pencipta dan Sesama Manusia Anak Usia 5-6 Tahun di TK Islam Al-Izhar Cendekia Makassar. Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal, 2(3), 329–338.

Izzah, H. P. N. (2025). Permainan Tradisional Bebencaran Terhadap Kemampuan Fisik Motorik Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Pendidikan, 3(1).

Kurnia, A. T., Riffiana, T., Tabrani, K. A., Aulia, S., Amanda, D. D., & Wahyuni, D. (2024). Peran Perkembangan Motorik pada Anak Usia Dini. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 3(4), 1633–1640.

Lismayani, A. (2023). Pengaruh Kegiatan Senam Irama Terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini. ECEJ: Early Childhood Education Journal, 1(1), 1–5.

Lismayani, A., & Pratama, M. I. (2023). Pengaruh Permainan Tradisional Terhadap Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia Dini. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, Oktober, 2023(20), 882–888. https://doi.org/10.5281/zenodo.10205328

Mohammad, I., Purwaningsih, I. R., & Sumarno, A. (2022). Penerapan permainan tradisional boy-boyan untuk meningkatkan minat belajar pendidikan jasmani pada siswa SMP Negeri 2 Majalaya Karawang. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(24), 355–364.

Nurhayati, S., Roostin, E., & Azis, W. A. (2022). Upaya Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Dan Sikap Kerjasama Anak Melalui Permainan Boy-Boyan. Jurnal Edukasi Generasi Emas, 1(1), 43–52.

Permendikdasmen No. 12 Tahun 2025. (2025). Standar Kompetensi Lulusan Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, Dan Jenjang Pendidikan Menengah Menengah.

Rachmayanti, I., Sunanto, S., Saleh, N. R., & Mahmudah, M. (2021). Penerapan Permainan Tradisional Boy-Boyan Untuk Mengembangkan Motorik Kasar Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Al-Ichsan Kenjeran Kota Surabaya. Sentra Cendekia, 2(1), 1–5.

Rahayu, L. D., & Ismet, S. (2021). Pengaruh Permainan Tradisional Boy-boyan Terhadap Perkembangan Motorik Anak di Taman Kanak-kanak Ramah. Jurnal Family Education, 1(3), 19–26.

Rahmaniah, N. F., Hayati, F., Doddyansyah, M. R., Fitria, F., Safitri, H. I., Fashlah, A. G., Muzdalifah, F., Auliya, A. F. S., Sakaerni, & Wahyudi, M. D. (2025). Pengembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini (K. I. Nuriza, Ed.). Alifba Media.

Rusmayadi, Kurnia, R., & Aziza, S. (2024). Enhancing Children’s Gross Motor Skills Through the Single Leg Balance Sandbag Game. JPUD-Jurnal Pendidikan Usia Dini, 18(2), 367–376.

Saputra, W. M., Nurhasanah, N., Rachmayani, I., & Astini, B. N. (2023). Pengembangan Permainan Tradisional Boy-Boyan Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Kelompok B di TK Rinjani Unram Tahun 2023. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(4), 2078–2092.

Sofwatillah, Risnita, Jailani, M. S., & Saksitha, D. A. (2024). Tehnik analisis data kuantitatif dan kualitatif dalam penelitian ilmiah. Jurnal Genta Mulia, 15(2), 79–91.

Sugiana, Pradini, S., Dewi, D. J. K., & Presetyo, T. R. (2022). Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar Gerak Manipulatif Anak Usia 4-5 Tahun. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan UNILA (JPMIP), 02(01), 75–80.

Tarigan, F. A., Siregar, S., Cristian, D., & Saragih, C. (2025). Meningkatkan Minat Belajar Siswa SD dalam Pembelajaran PJOK Melalui Permainan Tradisional. PIOR: Jurnal Pendidikan Olahraga, 4(2), 6–13.

Wahyu, A., & Rukiyati, R. (2022). Studi literatur: Permainan tradisional sebagai media alternatif stimulasi perkembangan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak (Website Ini Sudah Bermigrasi Ke Website Yang Baru==> https://Journal. Uny. Ac. Id/v3/Jpa), 109–120.

Yuningsih, T. I., Muslihin, H. Y., & Mulyadi, S. (2021). Boy-Boyan dan perkembangan anak usia dini. Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO, 4(2), 96–101.

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Astiana, C., Rusmayadi, R., & Lismayani, A. (2026). The Effect of the Traditional Boy-Boyan Game on the Gross Motor Skills of Children Aged 5-6 Years. Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal, 4(2), 952–963. https://doi.org/10.59638/ihyaulum.v4i2.897