Pengaruh Permainan Tradisional terhadap Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia 5–6 Tahun di Taman Kanak-Kanak

Penulis

  • Ariqah Nasir Universitas Negeri Makassar
  • Rusmayadi Rusmayadi Universitas Negeri Makassar
  • Azizah Amal Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.59638/ihyaulum.v4i2.895

Kata Kunci:

permainan tradisional, perkembangan sosial-emosional, pendidikan anak usia dini, kuasi-eksperimen

Abstrak

Perkembangan sosial dan emosional merupakan aspek krusial pada masa kanak-kanak awal, karena berkaitan dengan kesiapan anak untuk berinteraksi, bekerja sama, bertanggung jawab, memahami perasaan orang lain, serta mengekspresikan emosi secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak permainan tradisional terhadap perkembangan sosial dan emosional anak usia 5–6 tahun, khususnya yang mencakup aspek kerja sama, tanggung jawab, empati, dan ekspresi emosional. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan desain kuasi-eksperimen, yakni Non-equivalent Control Group Design. Penelitian ini melibatkan 20 anak yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen (n=10) dan kelompok kontrol (n=10). Kelompok eksperimen mengikuti tiga jenis permainan tradisional—asing-asing, bom, serta kucing dan tikus—yang dilaksanakan dalam enam sesi, sementara kelompok kontrol mengikuti kegiatan pembelajaran rutin menggunakan puzzle dan Lego. Data dikumpulkan melalui lembar observasi terstruktur yang terdiri dari delapan butir pernyataan berdasarkan empat indikator perkembangan sosial dan emosional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata kelompok eksperimen meningkat sebesar 4,40 poin (dari 16,30 menjadi 20,70), sedangkan skor kelompok kontrol hanya meningkat sebesar 0,20 poin (dari 15,10 menjadi 15,30). Uji Wilcoxon menghasilkan nilai Z sebesar -2,831 dengan Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,005 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan. Dengan demikian, permainan tradisional dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dan kontekstual untuk menstimulasi perkembangan sosial dan emosional anak usia 5–6 tahun.

Referensi

Bari, M. F. (2025). Survei minat permainan tradisional goboy pada siswa sekolah dasar di Kota Kediri [UN PGRI Kediri]. https://repository.unpkediri.ac.id/17819/3/RAMA_85201_2015030218_0720028002_0716028902_01_front_ref.pdf

Benedicta, R. N., & Gregorius, A. N. (2020). Kembangkan toleransi melalui permainan tradisional. CV Resitasi Pustaka. https://books.google.co.id/books?id=SIYqEAAAQBAJ

Heryanto, D. A. P., Mulyadi, S., & Sianturi, R. (2024). Permainan Gobak Sodor Sebagai Media Perkembangan Keterampilan Sosial Anak Usia 5-6 Tahun. JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education), 7(2), 305–311. https://doi.org/10.31537/jecie.v7i2.1307

Kamelia, S. (2025). Peningkatan kemampuan kerjasama melalui permainan tradisional gobak sodor pada anak usia 5–6 tahun di TK Islam Nurul Iman Jakarta Barat [Universitas Darunnajah]. https://repository.darunnajah.ac.id/id/eprint/86/1/SHANIA KAMELIA 21022005 - - kamelia shine.pdf

Lubis, M. Y. (2019). MENGEMBANGKAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI MELALUI BERMAIN. Generasi Emas, 2(1), 47–58. https://doi.org/10.25299/ge.2019.vol2(1).3301

Mappapoleonro, A. M., & Faisal, V. P. (2025). Upaya meningkatkan keterampilan sosialisasi anak melalui metode bermain permainan tradisional. Jurnal Cerlang PG PAUD, 2(2), 1–6. https://doi.org/10.37640/jcpaud.v2i02.2473

Miskiyah, M., Nurhidaya, A. R., & Ashar, A. (2025). Permainan tradisional untuk perkembangan kemampuan sosial dan emosional anak usia 5–6 tahun. Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal, 3(1), 393–402. https://doi.org/10.59638/ihyaulum.v3i1.453

Priani, R., Haryono, M., & Sari, R. P. (2024). Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Anak Melalui Permainan Tradisional Bentengan. Jurnal Visionary?: Penelitian Dan Pengembangan Dibidang Administrasi Pendidikan, 12(2), 47. https://doi.org/10.33394/vis.v12i2.12115

Putri Mukhlisa, Sindi Yohenda, Ulfa Yanti, & Linda Yarni. (2023). Kecerdasan Emosional/Emotional Intelligence (EQ). Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, Dan Sosial Humaniora, 2(1), 115–127. https://doi.org/10.59024/atmosfer.v2i1.656

Rahmawati, N., & Fitri, I. (2023). Pengaruh permainan estafet terhadap kemampuan kerja sama anak usia 5–6 tahun di PAUD Suka Maju. Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO, 6(3), 241–246. https://doi.org/10.36709/rgap.v6i3.59

Ramdani, Z., Sahrip, S., Ashari, M. A., Najamuddin, N., & Suhirman, S. (2024). Edukasi dan simulasi permainan Tom and Jerry untuk meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia 5–6 tahun. Jurnal Abdi Populika, 5(2). https://e-journal.hamzanwadi.ac.id/index.php/abdipopulika/article/view/27190

Rusmayadi, R. (2019). Pengaruh kecerdasan interpersonal, keterampilan sosial terhadap kemandirian anak usia dini. Early Childhood Education Journal of Indonesia, 2(1), 23–30. https://eprints.unm.ac.id/18591/3/32432-Article Text-75735-1-10-20190806.pdf

Saputri, M. M., & Ardiyanto, A. (2025). Upaya meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran PJOK melalui permainan tradisional. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru, 3(2). https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7255/5124

Satria, M. A. A., & Efendi, A. (2025). Efektivitas permainan tradisional kucing tikus dalam pembelajaran penjas terhadap keterampilan sosial dan emosional siswa. SPORTIVE: Journal of Physical Education, Sport and Recreation, 9(6), 243–256. https://journal.unm.ac.id/index.php/sportive/article/view/9516/6050

Sholikin, M., Fajrie, N., & Ismaya, E. A. (2022). Nilai Karakter Anak Pada Permainan Tradisional Gobak Sodor dan Egrang. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 8(3), 1111–1121. https://doi.org/10.31949/educatio.v8i3.3035

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-07-30

Cara Mengutip

Nasir, A., Rusmayadi, R., & Amal, A. (2026). Pengaruh Permainan Tradisional terhadap Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia 5–6 Tahun di Taman Kanak-Kanak. Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal, 4(2), 1083–1093. https://doi.org/10.59638/ihyaulum.v4i2.895

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama